
Proses Pembuatan Garam Tedunan
Proses pembuatan garam merupakan perpaduan antara alam dan ketekunan manusia. Dari air laut yang mengalir ke tambak hingga menjadi kristal putih yang siap dipanen.
Memanfaatkan Sinar Matahari
Proses Alami Tanpa Bahan Kimia
Dikelola dengan Pengalaman Petani
Menghasilkan Garam Berkualitas Baik

Persiapan Lahan Tambak
Lahan tambak dibersihkan dan diratakan agar air dapat tersenang dengan merata. Pematang tambak diperiksa dan diperkuat untuk menjaga aliran air.
Lahan yang baik menentukan keberhasilan produksi garam.

Pemasukan Air Laut
Air laut dialirkan ke petakan pertama melalui saluran. Volume dan ketinggian air diatur agar proses penguapan dapat berlangsung optimal.
Air laut yang bersih akan menghasilkan kualitas garam yang lebih baik.

Penguapan
Panas matahari dan hembusan angin menguapkan air laut secara alami. Semakin tinggi panas matahari, semakin cepat penguapan terjadi.
Cuaca cerah adalah kunci utama dalam proses penguapan.

Pemekatan Air Garam
Air garam yang telah menguap dipindahkan ke petakan berikutnya untuk meningkatkan konsentrasi kadar garam.
Konsentrasi garam meningkat seiring berkurangnya volume air.

Kristalisasi
Ketika konsentrasi garam mencapai titik tertentu, kristal garam mulai terbentuk di permukaan tambak.
Proses ini terjadi secara alami dan membutuhkan kesabaran.

Pemanenan
Garam yang telah mengkristal dikumpulkan menggunakan alat khusus lalu ditumpuk di pematang tambak.
Waktu panen biasanya dilakukan pada pagi hari saat cuaca cerah.

Pengeringan
Garam dijemur kembali untuk mengurangi kadar air agar garam lebih kering dan tahan disimpan.
Pengeringan yang baik menjaga garam tetap putih dan tidak menggumpal.

Penyimpanan
Garam yang telah kering disimpan di tempat yang bersih dan kering agar kualitasnya tetap terjaga sebelum didistribusikan atau diolah.
Kelembapan adalah musuh utama kualitas garam.
Faktor yang Memengaruhi Produksi Garam
Matahari
Semakin optimal panas matahari, semakin cepat air menguap.
Curah Hujan
Hujan dapat menghambat penguapan dan menurunkan kualitas garam.
Angin
Angin membantu proses penguapan air menjadi lebih cepat.
Kualitas Air
Air laut yang bersih akan menghasilkan garam dengan kualitas baik.
Kondisi Tambak
Pengelolaan lahan tambak menentukan kelancaran proses produksi.
Keterampilan Petani
Pengalaman dan ketekunan petani sangat menentukan hasil produksi.
Setiap Tahap adalah Ketekunan
Dari persiapan hingga penyimpanan, semua tahap dilakukan dengan teliti dan penuh ketekunan untuk menghasilkan garam terbaik dari Desa Tedunan.